10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian

10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian

Ujian ialah kewajiban yang mesti dijalani masing-masing umat manusia, entah tersebut ujian hidup, ujian eskalasi kelas, ujian lokasi tinggal tangga, entah tersebut anak-anak, orang dewasa, bahkan orang tua mempunyai ujian masing-masing, khususnya mahasiswa. Untuk mahasiswa, ujian ibarat perang, mesti dihadapi, bila tidak inginkan kalah. Setiap mahasiswa mempunyai strategi-strategi tersendiri dalam berperang, entah tersebut berperang melawan mahasiswa beda ataupun berperang melawan dirinya sendiri. Nah buat anda mahasiswa yang sedang ujian, terdapat baiknya anda mengenal tipe-tipe mahasiswa ketika ujian di bawah ini supaya kamu tidak kaget menghadapi teman-temanmu.

1. Mahasiswa Novelis

10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian

10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian

Mahasiswa novelis ialah mahasiswa yang eksemplar jawabannya selalu sarat dengan jawaban. Kalau anda yang merasa belum ngerjain apa-apa kebetulan anda tidak sengaja melihat eksemplar ujian si mahasiswa ini, anda pasti terintimidasi level 1. Nah seringkali mahasiswa ini suka maju ke meja pengawas ujian, anda mulai terbingung-bingung, eh ternyata dia maju ke ke meja pengawas bikin minta eksemplar tambahan ke si pengawas berhubung eksemplar tadi tidak lumayan untuk mencatat semua jawaban-jawabannya, dan anda yang merasa belum membalas apa-apa mulai terintimidasi level 2, tidak lama lantas si mahasiswa ini maju lagi ke meja pengawas, anda yang merasa belum membalas apa-apa mulai panik dan terintimidasi level 3 karena anda tidak menduga bahwa jawaban soal-soal ini ternyata sejumlah itu, tau-taunya si mahasiswa ini maju bukan guna meminta eksemplar jawaban ekstra lagi, anda mulai menghela napas, kapanikan berkurang dan beranggapan “ah ternyata dia inginkan ke Toilet”, anda seketika sadar bahwa dia membawa novel karangan dia tadi ke depan dan mengumpulkannya di meja pengawas, dia membalik badan ke arah anda dan teman-temanmu yang sedang menggarap soal dan tersenyum ala Anna Pinem saat mau merebut harta majikannya. Kamu yang merasa belum membalas apa-apa tewas mendadak di tempat.
Populasi mahasiswa laksana ini memang terlanjur punah, tetapi sangat tidak setiap ruang belajar mempunyai 1 wakil, sangat tidak. Menurut Agen Bola Indonesia Terbaik Dan Terbesar 2019  Tipe mahasiswa ini memang ingin perfect in imperfections dan panikan, sebab menurut keterangan dari dia, salah sedikit tersebut fatal, akibatnya dia menyatakan semua yang dia ketahui tentang tersebut walaupun pertanyaan nya tidak meminta lebih.

2. Mahasiswa “Ngga tau apa-apa”

 

Ngga tau apa-apa disini sedang di dalam tanda petik. Mungkin anda yang mahasiswa tahu maksudnya apa, mahasiswa laksana ini dapat diibaratkan sebagai bunglon level universitas. Dia dapat berkamuflase dibalik ke “tidak tau”-annya. Walaupun tidak tau apa-apa, mahasiswa ini tidak jarang kali mendapat nilai bagus saat ujian, dan sebenernya oknum “mahasiswa ngga tau apa-apa” ini bermunculan dari kalangan orang yang dikenal pinter, dapat juga rajin, atau jenius dan seluruh orang di ruang belajar tahu bakal itu.
Biasanya sebelum ujian dimulai, si mahasiswa ini datang ke ruang belajar dengan wajah tak berdosa sarat makna, kadang-kadang datang dengan napas ngos-ngosan dan berbicara “aaa aku belom belajar”, “kemarin ketiduran”, “ntar ngga tau inginkan nulis apa”. Kamu yang dari kejauhan sudah meneliti gerak-gerik orang ini tersenyum kecil bahagia, anda yang memang tidak belajar mulai tertawa dan beranggapan dan menciptakan algoritma menyeluruh dengan flowchart-nya secara mendalam terukur “dia yang pinter aja panik dan ngga belajar, dia tersebut pinter, kalo dia ga dapat jawab tentu sekelas pun ngga dapat jawab, kalo dia nilainya jelek, sekelas pun pasti nilainya jelek, kalo nilainya jelek seluruh dosen tentu ngasi nilai penyaluran normal, dengan kata lain saya dapat dapat nilai bagus walaupun nilai ulangan jelek, nah kan dia tersebut pintar barangkali dia dapat dapet A meski nilai jelek, aku seburuk-buruknya bisa B lah.”